NEWS

DANNY M10 DAY 2-SMALL.jpg
Danny Masrin
23 Mar 2017

DUEL DUA PEGOLF TERBAIK INDONESIA DI LAPANGAN JACK NICKLAUS

IN Tournament

BSD, 23 Maret. Putaran final Seri III besok, 24 Maret, Indonesian Golf Tour yang bertajuk “Tugu Pratama Indonesia Golf Invitational” akan menyajikan pertarungan menarik antara dua pegolf terbaik Indonesia, Danny Masrin (professional) dan Naraajie Emerald R.P. (amatir). Keduanya menduduki dua peringkat teratas leaderboard pada putaran kedua hari ini dengan selisih satu pukulan.

Naraajie yang sehari sebelumnya menjadi penguasa turnamen yang berhadiah total Rp300 juta ini terlebih dahulu mengokohkan posisi di puncak dengan perolehan total skor delapan di bawah par (136). Usai membukukan skor 69 pada siang hari ini, pegolf berusia 16 tahun itu meninggalkan dua pesaing terdekatnya, Fahmi Reza dan Kurnia Herisiandy.

“Permainan saya sebenarnya lebih bagus kemarin khususnya di pukulan driver. Namun, saya berusaha agar tidak banyak membuat skor di atas par. Pokoknya jangan sampai miss green terlalu banyak. Hari ini saya membukukan enam birdie dan tiga bogey,” kata Naraajie.

“Untuk besok, saya optimistis bisa main lebih bagus lagi. Saya ingin bisa menjadi juara di turnamen professional ini,” tambah atlet SEA Games ini.

Namun, ketika sore hari, Danny tiba-tiba mengambil alih pimpinan leaderboard. Dengan mengukir skor 66, pegolf berusia 24 tahun tersebut bisa mengungguli Naraajie dengan selisih satu pukulan, sembilan di bawah par (135), setelah berhasil membuat delapan birdie yang dikurangi dua bogey. Empat birdie di antaranya bahkan dibuat di empat hole par 5.

Setelah hanya tiga birdie melawan bogey di sembilan hole pertama, Danny yang mulai bermain dari hole 1 langsung tancap gas dengan lima birdie tanpa satu bogey pun.

“Putting saya bagus sekali hari ini, seperti kemarin. Tetapi, bedanya hari ini bogey saya lebih sedikit. Permainan saya terbantu kondisi lapangan hari ini yang sedikit basah sehingga saya bisa bermain lebih agresif,” kata Danny, yang meraih penghargaan sebagai the Player of the Year pada musim 216. “Besok saya lebih yakin juara karena saya sudah sangat paham dengan lapangan ini.”

Pertarungan antara Danny dan Naraajie bakal menarik pada putaran final besok. Keduanya sangat hafal dengan layout lapangan. Danny terakhir kali bertanding di BSD Course adalah pada Ciputra Golfpreneur, turnamen Asian Development Tour, tahun lalu. Bersama Naraajie, Danny sama-sama mencetak skor total sembilan di bawah par.  Sementara, Naraajie yang bertanding di lapangan karya Jack Nicklaus ini dalam Faldo Series pada Februari lalu membukukan skor total 20 di bawah par, dan skor di hari terakhir adalah sembilan di bawah par (63).

Karena itu, pertandingan pada putaran final diprediksi bakal berlangsung ketat antara dua pegolf terbaik ini. Namun, Kurnia Herisiandy, George Gandranata, Ian Andrew, dan Fahmi Reza, yang sama-sama mengumpulkan skor total lima di bawah par (139), masih berpeluang membuat kejutan pada putaran akhir besok.

Di kategori wanita, Rivani Adelia Sihotang tetap kukuh di puncak dengan keunggulan enam  pukulan dari Ribka Vania. Rivani yang merupakan atlet DKI dan timnas ini mengumpulkan skor 149 (75 dan 74) pada hari ini, sedangkan Ribka yang merupakan atlet Jawa Barat dengan 155 (76 dan 79).