NEWS

IAN DSC_0352 EDIT2.jpg
01 Aug 2017

CETAK 4-DI BAWAH PAR, TIGA PEGOLF PIMPIN PUTARAN PERTAMA

IN Tournament

BOGOR, 1 AGUSTUS.  Putaran pertama Seri Keenam Indonesian Golf Tour  (IGT) yang berhadiah Rp200 juta telah bergulir pada hari ini. Diramaikan 113 pegolf, 35 pegolf di antaranya adalah para pemain amatir, termasuk tiga pegolf putri, Seri Ke-6 IGT berlangsung dalam cuaca yang cerah. Dari 113 peserta, hanya tujuh pegolf yang mampu mencetak angka merah.

 

Untuk kedua kalinya, Ian Andrew memulai putaran pertama dengan start yang cukup baik, dan bertengger di puncak leaderboard. Namun, kali ini Ian didampingi Danny Masrin dan pegolf veteran Suprapto, yang sama-sama mencetak skor 68 (empat-di bawah par).

 

“Setelah mengalami masalah pada putting saya di IGT lalu, saya kemudian menemui David Milne (pelatih di National Golf Institute di Emeralda Golf). Melatih pukulan putt saya. Hasilnya, putting saya oke banget hari ini,” kata Ian, yang terakhir kali menjuarai IGT di Seri 4 2016. “Saya lebih confidence melakukan putt-nya. Dengan kondisi green yang cukup keras, saya sudah bisa membuat hasil yang bagus. Besok saya main pagi, green akan lebih lembut. Saya harapkan hasilnya bisa lebih baik besok.”

 

Suprapto pada Seri kali ini tampil mengejutkan. Setelah membukukan dua birdie dan satu bogey di sembilan hole pertama, Suprapto yang bermain dari tee 10 tampil luar biasa di lima hole pertama pada sembilan hole kedua dengan lima birdie berturut-turut. Sayang, dua bogey di hole 7 dan 9 mengembalikan skornya ke 68 di akhir putaran pertama.

“Saya cukup kaget dengan permainan saya hari ini. Sebelum bermain, saya hanya memperkirakan skor saya even par atau satu-di atas par. Saya akui bahwa pukulan saya tidak terlalu jauh. Karena itu, saya menerapkan strategi untuk menempatkan bola di area yang tepat. Dari sini saya bisa mendapatkan skor bagus,” kata Suprapto, yang kini sibuk menangani akademi golf di Malang. “Skor putaran pertama ini paling bagus dari dua kali keikusertaan saya di IGT tahun ini.”

 

Danny yang merupakan juara bertahan di IGT Palm Hills tahun lalu masuk dalam pertarungan di puncak leaderboard. Memulai permainan dari Tee 1, pegolf berusia 24 tahun ini nyaris membukukan skor sempurna hingga hole 17 tanpa bogey. Sayang keunggulan lima-di bawah par harus berkurang dengan bogey di hole penutup (18) putaran pertama.

Di belakang Ian, Suprapto, dan Danny, ada Benita Y. Kasiadi dan Clement Kurniawan yang hanya tertinggal satu pukulan. Lalu, ada George Gandranata yang masih menjaga peluang dengan selisih tiga pukulan dari para pemuncak klasemen.

 

Sementara, untuk nominasi the Low Amateur, Almay Rayhan Yaquta sementara memimpin dari rekan-rekan amatir lainnya. Juara amatir terbaik Seri I IGT tahun ini mencetak skor even par (72). Almay yang juga atlet SEA Games 2017 unggul dua pukulan dari dua rekan atlet SEA Games lainnya, Naraajie Emerald R. dan Kevin C. Akbar. Selisih skor yang masih bisa dikejar ini membuat persaingan di kategori amatir ini masih hangat. Kentaro Nanayama, Tirto Tamardi, Dominikus Glen dan Peter Gunawan masih berpeluang menggeser para amatir yang berada di atas mereka. Keempatnya hanya tertinggal tiga pukulan dari Almay.